Trilogi rasa hati (2) : Aku dan kegelisahanku


Aku ingin tersenyum lebih lebar lagi
karena jujur kebahagiaan menaungiku dengan lebih hari ini...
namun tiap pelukan menyimpan sesak rasa
seperti tiap pertemuan dibayangi sebuah perpisahan

aku tak ingin semua rasa ini jadi luka dilain masa
itu kenapa seakan wajah berpikir dari raga yang tak berkata-kata

aku sudah begitu nyaman di rasa
atau ini semua hanya sementara hei realita ???

namun sudahlah...
aku sudah ingin perjuangkan ini hingga akhirnya
karena kamu sudah buat aku bahagia seutuhnya
kini biar aku yakinkan dunia sepenuhnya...

No comments:

Post a Comment

Siapapun jiwa yang berucap, baiknya aku mengenalmu, dan kamu akan lebih pahami aku adanya